|
Syukur Alhamdullilah, akhirnya pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA/MA tahun 2008 telah selesai dilaksanakan diseluruh Indonesia. Banyak pihak yang berharap semoga hasil yang diperoleh tiap siswa dapat mengantarkan siswa yang bersangkutan untuk lulus. Walaupun, jika kita membaca informasi melalui surat kabar atau media elektronik yang menginformasikan bahwa di beberapa daerah masih ditemukan kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan UN 2008 tingkat SMA/MA. Namun, secara umum pelaksanaan UN berjalan dengan tertib, lancar dan aman.
Demikan halnya dengan pelaksanaan UN di SMA Tulus Bhakti tercinta ini dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya kendala satupun. Pelaksanaan UN yang digelar mulai hari Selasa, 22 April 2008 dan berakhir hari Kamis, 24 April 2008 dapat dilalui dengan sukses. Segenap komponen sekolah yang terdiri dari kepala sekolah, guru, staff karyawan, seluruh siswa dan juga pengurus YPI Tulus Bhakti berharap, bahwa hasil akhir dari UN ini adalah yang terbaik untuk tiap siswa sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Apapun hasilnya nanti yang akan diperoleh, semua pihak harus menerima dengan lapang dada. Pihak sekolah sudah berusaha dengan maksimal dengan cara mengadakan jam pelajaran tambahan untuk 6 mata pelajaran yang di UN-kan. Hal ini ditempuh agar para siswa mempunyai waktu lebih untuk membahas dan mendalami materi soal-soal prediksi UN. Semuanya dikembalikan kepada tiap individu siswa masing-masing. Apabila tiap siswa memang serius dalam belajarnya selama ini, tentunya hasilnya akan berhasil. Namun, apabila siswa hanya setengah hati dalam belajar dan berfikir bahwa nanti akan mendapat bantuan dari sekolah, tentunya pasti akan gagal. Karena dalam hal ini pihak sekolah sama sekali tidak berniat membantu memberikan bocoran soal kepada siswa. Karena tindakan seperti ini akan menjatuhkan nama baik sekolah yang selama ini sudah baik. Semoga semua pihak dapat memahami ini termasuk kepada orang tua/ wali siswa.
Pihak orang tua/ wali siswa harus dapat menerima apapun hasil yang diperoleh oleh anak-anaknya. Karena walaupun nanti hasilnya tidak seperti apa yang diharapkan, masih ada jalur lain yang dapat ditempuh untuk mendapatkan ijazah. Mereka yang nantinya tidak berhasil lulus dalam UN dapat mengambil jalur ujian paket C. Ijazah paket C statusnya adalah sama dan akui sederajat dengan ijazah SMA/MA. Atau mereka yang gagal dapat kembali mengikuti UN di tahun berikutnya. Tidak lulus UN tidaklah membuat dunia kiamat. Karena masih ada jalan lain untuk dapat mencapai cita-cita. Banyak contoh dari hasil UN yang lalu, mereka yang tidak lulus UN dan hanya dengan ijazah paket C dapat melanjutkan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta. Bahkan mereka dapat bekerja jika tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Semoga siswa-siswi kelas XII SMA Tulus Bhakti dapat memperoleh hasil yang gemilang. Dan jangan patah semangat dan bersedih apabila hasilnya tidak memuaskan. |